MANAJEMEN PERUBAHAN BUDAYA AGRARIS KE BUDAYA INDUSTRI PARIWISATA DI BALI, INDONESIA
Keywords:
Young Artist, manajemen, Bali, Budaya Agraris, pariwisataAbstract
Riset ini bertujuan mengkaji manajemen perubahandari budaya agraris ke budaya pariwisata, serta dampaknya terhadap seni hidup pelukis yang sudah berkembangan sebelumnya, melalui perspektif "Young Artist". Life culture atau budaya yang hidup sebagai identitas Bali disamping juga budaya agraris menjadi landasan kuat bagi perkembangan kesenian, ritual, dan upacara, serta tumbuh kembang manajemen perubahan menjadi budaya industri pariwisata. Fokus pemasalahan pada konsep manajemen penciptaan seni hidup lukis Young Artis menjadi cikal-bakal perkembangan manajemen perubahan budaya agraris ke pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan konsep penciptaan seni lukis young artis Bali menujukan ada transformasi budaya agraris ke seni kontemporer dibutuhkan oleh industri pariwisata sejalan dengan perubahan sosial-ekonomi masyarakat Penestanan Ubud, Bali..
Konsep "Young Artist" merujuk pada generasi seniman muda yang ada di desa Penestanan yang mengeksplorasi tema-tema kontemporer sekaligus mempertahankan identitas budaya masyarakatnya. Manfaat menjadi model perkembangan budaya agraris ke budaya-budaya lain, serta menjadi rujukan penelitian berikutnya. Peneltian ini menggunakan pendekatan diskritif kualitatif dengan metode kajian literatur, observasi, dan wawancara untuk menggali lebih dalam mengenai hubungan seni hidup pelukis dengan perubahan budaya tersebut..

